JURNAL
REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 3.2 PEMIMPIN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA
Oleh : I Made Yasa, S.Pd.SD
Dari SDN 2 Pelangan Kec. Sekotong
CGP Angkatan 6 Kabupaten Lombok Barat
Kali ini saya akan merefleksikan menggunakan MODEL 4C Conecction, Challenge, Concept, Change (4C) Model ini dikembangkan oleh Ritchhart, Church dan Morisson ( 2011). Model ini cocok untuk digunakan dalam merefleksikan materi pembelajaran. Ada beberapa pertanyaan kunci yang menjadi panduan dalam membuat refleksi model ini
MODEL 4C Conecction, Challenge,
Concept, Change (4C) 1 Conecction : Apa keterkaitan materi yang didapat dengan
peran anda sebagai calon Guru Penggerak ? 2. Challenge : Adakah ide, materi
atau pendapat dari nara sumber yang berbeda dari praktik yang anda jalankan
selama ini ? 3. Concept : Ceritakan konsep-konsep utama yang Anda pelajari dan
menurut anda penting untuk terus dibawa selama menjadi Calon Guru Penggerak
atau bahkan setelah menjadi Guru Penggerak? 4. Change : Apa perubahan dalam
diri anda yang ingin anda lakukan setelah mendapatkan materi pada hari ini ?
Sekolah sebagai sebuah ekosistem
adalah sebuah bentuk interaksi antara faktor biotik dan abiotik. Kedua unsur
ini saling berkaitan sehingga mampu menciptakan hubungan yang selaras dan
harmonis. Faktor Biotik : Faktor Abiotik : Murid, Kepala sekolah, Guru,
Keuangan Staf/ Tenaga Kependidikan, Sarana dan Prasarana Pengawas Sekolah,
Orang Tua, Lingkungan Alam Masyarakat sekitar sekolah, Dinas Terkait,
Pemerintah Daerah MATERI YANG DIDAPAT.
PENDEKATAN BERBASIS
KEKURANGAN/MASALAH (DEFICIT-BASED APPROACH) Fokus Pada Masalah Berkutat pada
masalah utama Mengidentifikasi kebutuhan dan kekurangan-selalu bertanya apa
yang kurang? Fokus mencari bantuan dari sponsor atau institusi lain Merancang
program atau proyek untuk menyelesaikan masalah Mengatur kelompok yang dapat
melaksanakan proyek MATERI YANG DI DAPAT
PENDEKATAN BERBASIS ASET
(ASET-BASED APPROACH) Fokus pada aset kekuatan Membayangkan masa depan Berpikir
tentang kesuksesan yang telah diraih dan kekuatan untuk mencapai kesuksesan
tersebut Mengorganisasikan kompetensi dan sumber daya (aset dan kekuatan )
Merancang sebuah rencana berdasarkan visi dan kekuatan Melaksanakan rencana
aksi yang sudah diprogramkan MATERI YANG DI DAPAT
ASET-ASET DALAM SEBUAH KOMUNITAS
MODAL MANUSIA MODAL SOSIAL MODAL POLITIK MODAL AGAMA DAN BUDAYA MODAL FISIK
MODAL LINGKUNGAN / ALAM MODAL FINANSIAL MATERI YANG DI DAPAT
Peran Guru Penggerak diantaranya
: 1. Menjadi pemimpin pembelajaran 2. Mengerakkan komunitas praktisi 3.
Mendorong kolaborasi antar guru 4. Menjadi coach bagi guru lain 5. Mewujudkan
kepemimpinan murid PERAN SEBAGAI CALON GURU PENGGERAK
01 Conecction : Apa keterkaitan
materi yang didapat dengan peran anda sebagai calon Guru Penggerak ?
Ø
Sebagai seorang pemimpin pembelajaran
sekaligus pemimpin ekosistem sekolah memiliki peran dan harus mempunyai
kemampuan dalam mengelola ekositem sekolahnya, yang mana di dalam ekosistem
sekolah terdapat unsur biotik dan abiotik dan di dalamnya saling berkaitan.
Untuk mengelola sumber daya atau aset utama dilakukan dengan pendekatan
berbasis aset, agar muncul kekuatan atau potensi yang dimiliki sekolah.
Ø
Sekolah disebut sebuah komunitas yang
didalamnya terjadi proses pembelajaran. Sebagai Calon Guru penggerak mempunyai
peran menggerakkan komunitas praktisi agar karakter komunitas menjadi sehat dan
resilien dengan mempraktikkan dialog yang berkelanjutan, menumbuhkan komitmen
warga sekolah untuk saling bergotong royong demi kemajuan muridmurid, membangun
koneksi dan kolaborasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset sebagai modal
utama, mampu mengidentifikasi modal utama dan pemanfaatannya, Membuat prakarsa
perubahan positif dengan mewujudkan visi berbasis aset, bertanya apa yang sudah
berhasil dilakukan/ bagaimana mengupayakan sehingga lebih baik lagi ? Merangkul
perubahan dan bertanggung jawab terhadap komunitas, secara terus menerus
memperluas dan memperbaharui kapasitas kepeimpinan.
Ø
Mendorong kolaborasi antara guru dalam
pengelolaan sumber daya, mendorong perencanaan dan tindakan kolaboratif,
jaringan dan hubungan yang kuat antara penduduk, organi dan membina hubungan
antarsasi, bisnis dan komunitas. Kolaborasi yang dimaksud adalah membentuk
hubungan dan jejaring antara warga sekolah, masyarakat sekitar, organisasi yang
ada, dan aset lainnya juga harus terjalin. Membangun dan membina hubungan
antara warga sekolah, seperti hubungan guru-guru, guru-kepala sekolah, guru-murid,
guru-staf sekolah, guru-staf sekolah-murid ataupun kepala sekolah-murid menjadi
sangat penting untuk membangun sekolah yang sehat.
Ø
Menjadi coach bagi guru lain dalam
pendekatan berbasis aset/kekuatan untuk menemukenali hal-hal positif dalam
ekosistem sekolah guna mengelola 7 sumber daya utama dan mengoptimalkan
pemanfaatannya.
Ø
Untuk mengelola sumber daya yang dimiliki
sekolah, seorang calon guru penggerak harus mampu mengoptimalkan modal manusia
salah satunya murid, dengan cara melakukan pembelajaran yang berpihak pada
murid, memberikan kesempatan murid untuk mengembangkan bakatnya. Hal ini
sejalan dengan peran guru penggerak yaitu mewujudkan kepemimpinan pada murid.
02 Challenge : Adakah ide,
materi atau pendapat dari nara sumber yang berbeda dari praktik yang anda
jalankan selama ini ?
Ada,selama ini yang saya lakukan
sebelum mempelajari materi modul 3.2 Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya
Dalam kegiatan rapat atau diskusi guru selalu membicarakan kekurangan/ masalah
murid, fokus pada masalah yang ada. Jika ingin mengadakan sutau kegiatan selalu
berkutat pada masalah kegiatan sebelumnya.Alhasil kegiatan yang akan dilakukan
hanya untuk menyelesaikan masalah pada kegiatan sebelumnya dengan mencari
bantuan kepada pihak luar ataupun hasilnya kurang optimal. Challenge : Adakah
ide, materi atau pendapat dari nara sumber yang berbeda dari praktik yang anda
jalankan selama ini ?
03 Concept : Ceritakan
konsep-konsep utama yang Anda pelajari dan menurut anda penting untuk terus
dibawa selama menjadi Calon Guru Penggerak atau bahkan setelah menjadi Guru
Penggerak?
Ø
Konsep utama yang saya pelajari dan
menurut saya penting yaitu : Pendekatan Berbasis aset (Asset-Based Approach)
1.Fokus pada aset dan kekuatan 2. Membayangkan masa depan 3. Berpikir tentang
kesuksesan yang telah diraih dan kekuatan untuk mencapai kesuksesan tersebut 4.
Mengorganisasikan kompetensi dan sumber daya (aset dan kekuatan) 5. Merancang
sebuah rencana berdasarkan visi dan kekuatan 6. Melaksanakan rencana aksi yang
sudah dipergunakan Concept : Ceritakan konsep-konsep utama yang Anda pelajari
dan menurut anda penting untuk terus dibawa selama menjadi Calon Guru Penggerak
atau bahkan setelah menjadi Guru Penggerak?
Ø
Mengidentifikasi 7 modal sebagai aset
utama dan mengelola pemanfaatannya dengan optimal : Pendekatan Berbasis aset
(Asset-Based Approach) 1. Modal manusia 2. Modal social 3. Modal Politik 4.
Modal Agama dan budaya 5. Modal fisik 6. Modal lingkungan / alam 7. Modal
Finansial Concept : Ceritakan konsep-konsep utama yang Anda pelajari dan
menurut anda penting untuk terus dibawa selama menjadi Calon Guru Penggerak
atau bahkan setelah menjadi Guru Penggerak?
04 Change : Apa perubahan dalam
diri anda yang ingin anda lakukan setelah mendapatkan materi pada hari ini ?
Setelah mempelajari modul 2.3 ini saya merubah mindset bahwa segala sesuatu harus fokus pada aset dan kekuatan, membayangkan masa depan yang ingin diraih, berpikir tentang kesuksesan yang telah diraih dan hal apa saja yang sudah dilakukan untuk mencapai kesuksesan tersebut, mengorganisasikan kompetensi dan sumber daya, merancang sebuah rencana berdasarkan visi dan kekuatan, melaksanakan rencana aksi yang sudah diprogramkan. Change : Apa perubahan dalam diri anda yang ingin anda lakukan setelah mendapatkan materi pada hari ini ?
TERIMA KASIH SALAM GURU
PENGGERAK TERGERAK-BERGERAK- MENGGERAKKAN
=========== Semoga bermanfaat Terimakasih ==============



Tidak ada komentar:
Posting Komentar