Pengikut

Selasa, 07 Maret 2023

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN

 



JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN (Modul 3.1. ) PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN


Oleh: I Made Yasa, S.Pd.SD

Dari SD Negeri 2 Pelangan Kec. Sekotong

CGP A-6 Kabupaten Lombok Barat


Pada modul 3.1. ini, saya merefleksi hasil kegiatan yang saya ikuti di LMS ini dalam bentuk jurnal refleksi. Jurnal Refleksi Dwi Mingguan ini membahas materi Modul 3.1 tentang Pengambilan Keputusan berbasis Nilai-nilai Kebajika sebagai pemimpin pembelajaran. Jurnal refleksi ini saya tulis sebagai media untuk mendokumentasikan perasaan, ide dan pengalaman saya serta praktik baik yang telah saya lakukan. Model refleksi yang saya gunakan adalah Model 1: 4F (Fakta, Perasaan, Temuan, Masa Depan).

Pada Refleksi Dwi Mingguan ini saya akan mencoba merefleksi pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan di Learning Management System (LMS). Pada minggu ini terdapat beberapa kegiatan pembelajaran, dimulai dari diri, eksplorasi konsep, forum diskusi eksplorasi konsep, ruang kolaaorasi kelompok, ruang kolaborasi presentasi kelompok, unggah tugas ruang kolaborasi, demonstrasi kontekstual modul 3.1, elaborasi pemahaman, Keterkaitan antar materi dan rencana tindakan nyata 3.1.

1. Fakta (Peristiwa)

Kegiatan pertama adalah membuat demonstrasi kontekstual dari modul 3.1. Dalam demonstrasi kontekstual saya, jurnal monolog terkait dengan materi pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Tugas ini membahas perbedaan persuasi moral dan dilema etika, 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah pengambilan keputusan.

Minggu ini saya juga mengikuti kegiatan pembelajaran pada modul 3.1 Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran memasuki tahap akhir. Saya mengikuti kegiatan Elaborasi Pemahaman bersama instruktur (Ibu. Luh Gede Maya Wiriastuti Dewi), narasumber, dan teman-teman CGP se Kabupaten Lombok Barat dengan total peserta ±62 orang . Sebelum masuk ruangan, saya mengerjakan tugas di modul 3.1 bagian 3.1.a.8. Elaborasi Pemahaman - Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran (Pertanyaan) Saya mempresentasikan Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran kepada instruktur saya melalui kuesioner.

2. Perasaan

Saya antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan pembelajaran di minggu ke-18 ini. Pada modul 3.1. Sesi Elaborasi Pemahaman ini membahas contoh kasus yang berkaitan dengan persuasi moral dan dilema etika. Pengambilan keputusan harus memperhatikan 4 paradigma dilema etika dan 3 prinsip pengambilan keputusan yang baik serta dengan memperhatikan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan yang terdiri dari: (1) Menyadari adanya nilai-nilai yang bertentangan ​​dalam situasi ini (2) Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini (3) Mengumpulkan fakta yang relevan dengan situasi ini (4) Pengujian benar atau salah, meliputi: a. Ujian Hukum, b. Peraturan Tes/Standar Profesi, c. Uji Intuisi, d. Menguji Halaman Depan Koran e. Ujian Role Model/Idola f. Menguji halaman depan surat kabar, g.rangkuman proses perjalanan belajar saya sampai sekarang pada program guru mengemudi ini dengan menggunakan 10 soal driver yang tersedia di LMS di berbagai media Dalam rencana tindakan nyata saya membuat rencana tindakan tindakan nyata untuk berlatih Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran di sekolahku.

3. Temuan (Pembelajaran)

Informasi, pengetahuan dan pengalaman baru saya dapatkan di modul 3.1. ini Pada bagian keterkaitan materi, disini saya menyimpulkan dan menjelaskan keterkaitan materi yang telah saya peroleh dan melakukan refleksi berdasarkan pemahaman yang telah berkembang dari dulu hingga sekarang di berbagai media. Pada fase ini saya diajak untuk mereview seluruh materi pembelajaran dan menghubungkan antara materi pembelajaran yang sudah saya lakukan, Sedangkan pada rencana tindakan nyata saya membuat rencana tindakan tindakan nyata untuk praktik Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran di sekolah saya yang didasarkan pada nilai-nilai kesejahteraan universal yang disepakati, menghubungkan nilai-nilai kesejahteraan yang disepakati dan dipercaya dalam pengambilan keputusan proses dilema etis, bersifat reflektif, kritis, dan terbuka dalam menganalisis nilai-nilai kesejahteraan yang terkandung dalam pengambilan keputusan dilema etis.



4. Masa Depan (Implementasi)

Sekolah merupakan 'lembaga moral' dimana karakter seluruh warga sekolah dibentuk dan dibentuk. Guru sebagai pemimpin pembelajaran dan kepala sekolah seringkali dihadapkan pada berbagai situasi dimana suatu keputusan harus diambil. Di sini, sebagai seorang guru, saya sering menemui banyak kasus atau tantangan terkait persuasi moral dan dilema etika. Oleh karena itu pengambilan keputusan yang tepat dari saya sebagai seorang pendidik sangat diperlukan. Dengan adanya materi Pengambilan Keputusan Sebagai pemimpin pembelajaran pada modul ini, saya berharap dapat menyerap ilmu dan menerapkan pengambilan keputusan dengan memperhatikan 4 paradigma dilema etika dan 3 prinsip pengambilan keputusan yang baik serta memperhatikan 9 keputusan -membuat dan menguji langkah-langkah untuk membantu mengatasi kasus atau tantangan. Selain itu, saya mencoba untuk membagikan materi ini kepada rekan-rekan saya dengan harapan agar kita semua menjadi lebih siap dan siap untuk mengatasi kasus dan tantangan tersebut.


Salam Merdeka Belajar!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FILE

JURNAL REFLEKSI LOKAKARYA 7 CGP A-6 KABUPATEN LOMBOK BARAT

  JURNAL REFLEKSI LOKAKARYA 7 CGP A-6 KABUPATEN LOMBOK BARAT By: I Made Yasa, S.Pd.SD Dari SDN 2 Pelangan Kec. Sekotong Kab Lombok Bar...

TERATAS