Gambaran Guru Masa Depan
Seorang Calon Guru Penggerak harus mampu menumbuhkan manusia yang kuat nilai kemanusiaanya, yang memegang teguh nilai-nilai kebajikan. dalam konteks yang beranekaragam, kita memerlukan pegangan yang mempersatukan. Nilai-nilai kebajikan yang sifatnya universal lah kemudian yang dapat dijadikan "landasan bersama" ( Common-ground), bagi beragam kepentingan, suku bangsa, ras, agama, dan antar golongan.
Iwan Syahril Dirjen GTK Kemendikbudristek, menyatakan dalam refleksinya atas Asas Konvergensi Ki Hadjar Dewantara: "Perubahan yang kita lakukan di pendidikan harus menuju pada suatu titik yang memanusiakan manusia dan memperkuat nilai kemanusiaan kita."
1. Menjadi guru pembelajar dalam peran sebagai leadership.
Menjadi role model untuk siswa maupun rekan kerja dalam peranannya sebagai informator, organisasi, motivator, pengarah atau director, inisiator, transmitter, fasilitator, mediator, evaluator dengan nilai-nilai kemandirian yang berpihak pada murid, sehingga mampu melakukan kolaborasi untuk berinovasi dalam menciptakan dunia pendidikan yang lebih baik dan berkualitas.
Menjalankan 4 fungsi seorang guru dengan peran sebagai leadership
- Merencanakan tujuan belajar
- Mengorganisir berbagai sumber belajar
- Memimpin proses pembelajaran
- Mengawasi proses pembelajaran
Menjadi Leadership dengan Nilai Semboyan Ki Hadjar Dewantara
- Keteladanan = Menjadi role model untuk anak dalam menjadi sosok pemimpin masa depan dengan Profil Pelajar Pancasila
- Mengarahkan = Menuntun anak untuk meraih kebahagiaan yang setinggi-tingginya sesuai dengan kodrat alam & zamannya.
- Mendorong = Memberikan dukungan untuk anak dalam mewujudkan merdeka belajar yang sesungguhnya.
Nilai-nilai yang diharapkan :
- Berpihak pada murid
- Kolaboratif
- Inovatif
2. Leadership sebagai Studen Agency
Melakukan pengawasan terhadap para pendidik dalam melakukan bimbingan pada peserta didik untuk mengasah kemampuan bertindak anak dalam menghadapi suatu kondisi dan situasi pembelajaran. Sehingga setiap siswa dapat memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing, dengan adanya kolaborasi dan kemandirian guru dengan siswa.
Nilai-nilai yang diharapkan dari peran Studen Agency adalah :
- Berpihak pada murid
- Kolaboratif
- Reflektif
- Inovatif
- Kemandirian
3. Menjadi Coach Bagi Guru Lain
Menjadi coach bagi guru lain dalah seorang guru harus dapat menjadi pelatih atau pembimbing rekan guru dalam pengembangan karir ataupun kemampuan diri. melalui bimtek atau workshop digitalisasi disain pembelajaran. agar bisa menjadi lebih kreatif, inovatif, produktif dalam merancang suatu pembelajaran. Supaya nilai-nilai kemandirian mereka bisa tumbuh dan dapat berkolaborasi menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran sehingga setiap pendidik memahami perannya mengarahkan kodrat alam anak sesuai dengan kodrat zamannya masing-masing.
Contaonya :
Menjadi Instruktur Pelatihan
Diharapkan dengan adanya pelatihan dan bimbingan dari peran sorang supervisor, agar nilai-nilai kemandirian mereka bisa tumbuh dan dapat berkolaborasi menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran sehingga setiap pendidik memahami perannya mengarahkan kodrat alam anak sesuai dengan kodrat zamannya masing-masing.
Jenis bimbingan dari supervisor adalah pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif.
Nilai yang diharapkan dari kegiatan ini adalah Kolaborasi, Inovasi dan Mandiri.
4. Kepala Sekolah Melakukan Kolaborasi
Melakukan kolaborasi dengan semua unsur guna membentuk manusia yang mampu berkembang secara utuh dan selaras dari segala aspek kemanusiaan dan mampu menghargai kemanusiaan setiap orang. sehingga guru dan peserta didik dapat berlaku mandiri dan dewasa dalam menjalankan kehidupan di masyarakat.
Nilai-nilai yang diharapkan dari kegiatan ini adalah Berpihak pada murid, Kolaboratif, Mandiri, dan Inovatif dan Reflektif.
Sehingga memberikan kontribusi pada dunia pendidikan secara utuh dan menyeluruh.
Gambar Ilustrasi seorang guru penggerak.
=============== Semoga bermanfaat untuk guru masa depan =================



