Pengikut

Kamis, 27 Oktober 2022

DEMEONSTRASI KONTEKSTUAL GAMBARAN GURU MASA DEPAN

 

Gambaran Guru Masa Depan 

Seorang Calon Guru Penggerak harus mampu menumbuhkan manusia yang kuat nilai kemanusiaanya, yang memegang teguh nilai-nilai kebajikan. dalam konteks yang beranekaragam, kita memerlukan pegangan yang mempersatukan. Nilai-nilai kebajikan yang sifatnya universal lah kemudian yang dapat dijadikan "landasan bersama" ( Common-ground), bagi beragam kepentingan, suku bangsa, ras, agama, dan antar golongan.

Iwan Syahril Dirjen GTK Kemendikbudristek, menyatakan dalam refleksinya atas Asas Konvergensi Ki Hadjar Dewantara: "Perubahan yang kita lakukan di pendidikan harus menuju pada suatu titik yang memanusiakan manusia dan memperkuat nilai kemanusiaan kita."

1. Menjadi guru pembelajar dalam peran sebagai leadership.

Menjadi role model untuk siswa maupun rekan kerja dalam peranannya sebagai informator, organisasi, motivator, pengarah atau director, inisiator, transmitter, fasilitator, mediator, evaluator dengan nilai-nilai kemandirian yang berpihak pada murid, sehingga mampu melakukan kolaborasi untuk berinovasi dalam menciptakan dunia pendidikan yang lebih baik dan berkualitas.

Menjalankan 4 fungsi seorang guru dengan peran sebagai leadership

  1. Merencanakan tujuan belajar
  2. Mengorganisir berbagai sumber belajar
  3. Memimpin proses pembelajaran
  4. Mengawasi proses pembelajaran

Menjadi Leadership dengan Nilai Semboyan Ki Hadjar Dewantara

  • Keteladanan = Menjadi role model untuk anak dalam menjadi sosok pemimpin masa depan dengan Profil Pelajar Pancasila
  • Mengarahkan = Menuntun anak untuk meraih kebahagiaan yang setinggi-tingginya sesuai dengan kodrat alam & zamannya.
  • Mendorong = Memberikan dukungan untuk anak dalam mewujudkan merdeka belajar yang sesungguhnya.

Nilai-nilai yang diharapkan :

  • Berpihak pada murid
  • Kolaboratif
  • Inovatif

2. Leadership sebagai Studen Agency

Melakukan pengawasan terhadap para pendidik dalam melakukan bimbingan pada peserta didik untuk mengasah kemampuan bertindak anak dalam menghadapi suatu kondisi dan situasi pembelajaran. Sehingga setiap siswa dapat memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing, dengan adanya kolaborasi dan kemandirian guru dengan siswa.

Nilai-nilai yang diharapkan dari peran Studen Agency adalah :

  • Berpihak pada murid
  • Kolaboratif
  • Reflektif
  • Inovatif
  • Kemandirian

3. Menjadi Coach Bagi Guru Lain

Menjadi coach bagi guru lain dalah seorang guru harus dapat menjadi pelatih atau pembimbing rekan guru dalam pengembangan karir ataupun kemampuan diri. melalui bimtek atau workshop digitalisasi disain pembelajaran. agar bisa menjadi lebih kreatif, inovatif, produktif dalam merancang suatu pembelajaran. Supaya nilai-nilai kemandirian mereka bisa tumbuh dan dapat berkolaborasi menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran sehingga setiap pendidik memahami perannya mengarahkan kodrat alam anak sesuai dengan kodrat zamannya masing-masing.

Contaonya :
Menjadi Instruktur Pelatihan 

Diharapkan dengan adanya pelatihan dan bimbingan dari peran sorang supervisor, agar nilai-nilai kemandirian mereka bisa tumbuh dan dapat berkolaborasi menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran sehingga setiap pendidik memahami perannya mengarahkan kodrat alam anak sesuai dengan kodrat zamannya masing-masing.
Jenis bimbingan dari supervisor adalah pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif.

Nilai yang diharapkan dari kegiatan ini adalah Kolaborasi, Inovasi dan Mandiri.

4. Kepala Sekolah Melakukan Kolaborasi

Melakukan kolaborasi dengan semua unsur guna membentuk manusia yang mampu berkembang secara utuh dan selaras dari segala aspek kemanusiaan dan mampu menghargai kemanusiaan setiap orang. sehingga guru dan peserta didik dapat berlaku mandiri dan dewasa dalam menjalankan kehidupan di masyarakat.
Nilai-nilai yang diharapkan dari kegiatan ini adalah Berpihak pada murid, Kolaboratif, Mandiri, dan Inovatif dan Reflektif.
Sehingga memberikan kontribusi pada dunia pendidikan secara utuh dan menyeluruh.

Gambar Ilustrasi seorang guru penggerak.




=============== Semoga bermanfaat untuk guru masa depan =================

Rabu, 26 Oktober 2022

NILAI DAN PERAN CALON GURU PENGGERAK PADA KEGIATAN IMTAQ DI SEKOLAH

KI HADJAR DEWANTARA


Nilai & Peran Guru Penggerak

Pada Kegiatan Imtaq di Sekolah

Kekuatan Nilai & Peran CGP 

Peranan Guru diharapkan mampu memahami nilai-nilai dan peranan mereka sebagai pemimpin dan agen perubahan demi pencapaian Merdeka Belajar dan terwujudnya Profil Pelajar Pancasila. Terdapat lima nilai yang harus terpatri dalam jiwa seorang Guru Penggerak yaitu : Mandiri, Reflektif, Kolaboratif, Inovatif dan Berpihak Pada Murid.

Peran CGP Sebagai Pemimpin Pembelajar
Nilai yang diharapkan adalah : Mandiri, Kolaboratif, Berpihak pada murid.

Dimana seorang guru penggerak harus menjadi teladan atau role model untuk rekan guru ataupun siswa sehingga mampu membentuk kepemimpinan pada murid untuk teman sebayanya. agar nilai-nilai Kemandirian dan Kolaborasi dapat tercermin dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.

Peran CGP Sebagai Studen Agency
Nilai yang diharapkan adalah : Kemandirian dan Kolaboratif.

Dimana seorang guru penggerak mampu meramu dan memahami pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, agar peserta didik lebih kompeten, mandiri, berani dan determinasi untuk mencapai segala impian yang mereka kehendaki sesuai dengan Nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.

Peran CGP Sebagai Coach Bagi Guru Lain
Nilai yang diharapkan adalah : Kolaboratif, Reflektif dan Berpihak pada murid.

Dimana seorang guru penggerak mampu menjadi coaching dalam memperlakukan murid sebagai mitra dalam menggali potensi dirinya masing-masing dengan memberikan dukungan, pengawasan, dan pembinaan bagi murid. untuk mendapatkan pengalaman belajar yang sealami mungkin dalam aktivitas pembelajaran imtaq.

Peran CGP Sebagai Kolaborator
Nilai yang diharapkan adalah : Kolabotaif dan Mandiri

Dimana seorang guru penggerak mampu melakukan suatu kolaborasi dengan segala unsur yang ada di lingkungan terkait, baik lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat sehingga dapat membangun karakter anak melalui kegiatan imtaq. untuk melakukan kolaborasi dalam sebuah inovasi yang sesuai dengan Nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.

Kesimpulan

Setiap Nilai dan Peran yang dimiliki oleh seorang guru penggerak mampu memberikan sebuah imbas yang positif untuk diri dan orang lain terutama peserta didik sehingga terbentuknya karakter pendidikan Profil Pelajar Pancasila.

Nilai dan Peran dalam menyusun Langkah-langkah Kegiatan Imtaq

  1. Menyusun Jadwal = Peran : Berpihak pada murid dan Nilai yang diharapkan adalah Kolaboratif. Dalam kegiatan ini Seorang guru akan melakukanperan pemimpin pembelajar untuk melaksanakan kegiatan imtaq dengan nilai-nilai kemandirian dan berpihak pada murid.
  2. Menentukan Materi/Tema = Peran : Kolaborasi dan Nilai yang diharapkan adalah Kolaboratif dan Inovatif. Melakukan kolaborasi dengan siswa untuk menentukan materi atau tema imtaq yang akan dijalankan sehingga akan ada inovasi-inovasi baru dalam kegitan imtaq.
  3. Pelaksanaan = Peran : Coach bagi guru lain & siswa serta Nilai yang diharapkan adalah Kemandirian. Menjadi coach bagi guru dan siswa dengan nilai kemandirian dimilikinya.
  4. Refleksi = Peran : Studen Agency dan Nilai yang diharapkan adalah Reflektif. Mewujudkan kepemimpinan murid sehingga adanya nilai reflektif darin kegiatan imtaq yang dilakukan.

Peran dari Guru Penggerak adalah :

  1. Pemimpin Pembelajaran
  2. Studen Agency
  3. Coach Bagi Guru Lain
  4. Kolaborasi

Nilai dari Guru Penggerak adalah :

  1. Berpihak Pada Murid
  2. Mandiri 
  3. Reflektif
  4. Kolaboratif
  5. Inovatif
Dari Peran dan Nilai Guru Penggerak tersebut maka menghasilkan Peserta Didik dengan Profil Pancasila.






=========== Terimakasih Semoga Bermanfat ==============

FILE

JURNAL REFLEKSI LOKAKARYA 7 CGP A-6 KABUPATEN LOMBOK BARAT

  JURNAL REFLEKSI LOKAKARYA 7 CGP A-6 KABUPATEN LOMBOK BARAT By: I Made Yasa, S.Pd.SD Dari SDN 2 Pelangan Kec. Sekotong Kab Lombok Bar...

TERATAS