JURNAL
REFLEKSI SEMUA MODUL/ KESELURUHAN MODUL 1, 2, DAN 3
Refleksi yang saya tulis kali ini terkait dengan modul 1.1, 1.2. 1.3, 1.4, 2.1, 2.2, 2.3, 3.1, 3.2, dan 3.3 yang mencakup keseluruhan modul yang pernah saya pelajari di pendidikan guru penggerak angkatan 6 di tahun 2022. Saya berusaha untuk merefleksikan dengan menggunakan model 4 F (Fact, Feeling, Finding dan Future).
Fact
(Peristiwa)
Pendidikan guru penggerak dimulai
pada minggu awal di bulan Oktober 2022 hingga bulan April 2023. Beberapa
aktivitas pembelajaran yaitu diawali mulai modul 1.1 hingga modul 3.3 dimana
konsep yang digunakan dalam pendidikan guru penggerak ini menggunakan alur
MERDEKA yaitu diawali dengan Mulai dari Diri, dilanjutkan dengan Eksplorasi
Konsep; Ruang Kolaborasi; Refleksi Terbimbing; Demonstrasi Kontekstual;
Elaborasi Pemahaman; Koneksi Antar Materi; dan ditutup dengan Aksi Nyata.
Pada modul 1.1 berisi tentang
paradigma dan memahami filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara serta melakukan
refleksi kritis atas hubungan nilai-nilai tersebut dengan konteks pendidikan
lokal dan nasional pada saat ini. Kemudian pada modul 1.2 yaitu mempelajari
tentang nilai dan peran guru penggerak. Pada modul 1.3 mempelajari visi guru
penggerak dengan menerapkan prakarsa perubahan menggunakan model BAGJA
diharapkan saya mampu mengembangkan dan mengkomunikasikan visi sekolah yang
berpihak pada murid kepada para guru dan pemangku kepentingan. Serta pada modul
1.4 mempelajari bagaimana membangun budaya positif di sekolah.
Dilanjutkan dengan modul 2 yaitu
tentang praktik pembelajaran yang berpihak pada murid. Dimulai dari modul 2.1
yaitu tentang pembelajaran berdiferensiasi yang terbagi menjadi 3 yakni
diferensiasi konten, diferensiasi proses dan diferensiasi produk. Tujuan dari
pembelajaran berdiferensiasi adalah untuk mengakomodasi kebutuhan belajar siswa
yang berbeda. Pada modul 2.2 saya mempelajari pembelajaran sosial emosional
diharapkan saya mampu mengelola emosi dan mengembangkan keterampilan sosial
yang menunjang pembelajaran. Kemudian yang terakhir modul 2.3 adalah melakukan
praktik komunikasi yang memberdayakan sebagai keterampilan dasar seorang coach
serta menerapkan praktik coaching sebagai pemimpin pembelajaran.
Pada modul 3 tentang pemimpin
pembelajaran dalam pengembangan sekolah dimulai dari modul 1.3 yaitu saya
melakukan praktik pengambilan keputusan yang berdasarkan prinsip pemimpin
pembelajaran dengan menerapkan 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah pengambilan
keputusan. Kemudian pada modul 3.2 tentang pengelolaan sumber daya di sekolah
meliputi pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, waktu, dan sarana dan
prasarana yang dimiliki oleh sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
yang berdampak pada murid. Dan yang terakhir adalah modul 3.3. tentang program
yang berdampak positif pada murid dengan cara mengembangkan kegiatan berkala
seperti membuat program yang berdampak positif pada murid, memfasilitasi
komunikasi murid, orang tua dan guru serta menyediakan peran bagi orang tua
terlibat dalam proses belajar yang berdampak pada peningkatan kualitas
pembelajaran.
Feeling (Perasaan)
Perasaan saya peroleh setelah
mengikuti program pendidikan guru penggerak ini sangat senang karena saya
mendapat banyak ilmu baru yang merubah paradigma berpikir saya selama ini
tentang pendidikan. Bahwa pendidikan tidak hanya sekedar transfer ilmu saja melainkan
menuntun anak untuk mencapai kebahagiaan dan keselamatan setinggi-tingginya.
Selain itu pada pendidikan guru penggerak saya juga senang karena mendapat
banyak ilmu baru, bagaimana cara mengambil keputusan pada kasus dilema etika,
bagaimana cara supervisi akademik yang baik yang menggunakan praktik coaching.
Serta bagaimana saya bisa membuat program-program yang berdampak positif pada
murid dengan memaksimalkan semua aset yang ada di sekolah.
Finding (Pembelajaran)
Pengetahuan dan
pengalaman baru akan diterima oleh saya sebagai calon guru penggerak pemimpin
pembelajaran. Salah satu aplikasi nyata bagaimana seorang guru harus menghamba
pada anak adalah mengintegrasikan pembelajaran berdiferensiasi terhadap
pelaksanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Pembelajaran yang mengakomodir seluruh
kebutuhan peserta didik dari minat, kesiapan belajar dan profil belajar peserta
didik.
Future (Penerapan)
Setelah mempelajari modul 1 hingga modul 3, saya akan melatih diri saya secara terus menerus dengan teknik teknik yang ada dalam modul sehingga menjadi cakap. Tak hanya itu saya juga akan mencoba mengenal dan menganalisis aset, kekuatan, potensi yang dimiliki sekolah maupun yang ada di sekitar sekolah untuk dapat diberdayakan untuk pengembangan sekolah kedepannya. Memanfaatkan aset sekolah secara maksimal untuk dapat digunakan dalam pembelajaran supaya bisa menggali potensi murid. Mencoba berkolaborasi dengan rekan sejawat untuk dapat menerapkan pendekatan berbasis aset atau kekuatan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan khususnya di sekolah saya. Selain itu saya akan terus belajar dan menganalisis tentang program-program yang berdampak positif pada murid. Kemudian saya akan membagikan praktik baik kepada rekan sejawat tentang kepemimpinan murid dan berkolaborasi dengan teman CGP lainnya, kepala sekolah, komunitas praktisi, dan sebagainya dalam menyusun dan membantu melaksanakan program yang berdampak positif pada murid. Serta saya akan selalu berusaha untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi sebuah kebiasaan baik yang tentunya dengan tujuan murid akan mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya menjadi murid merdeka sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
Salam Guru Penggerak!
Tergerak,
Bergerak,
Menggerakan.
===== Semoga Bermanfaat untuk kita semua ======


Tidak ada komentar:
Posting Komentar